Jump to 0 top | 1 navigation | 2 content | 3 extra information (sidebar) | 4 footer | 5 toolbar


Content

Assalamualaikum WR. WBkepada semua my friend,,, tahukah engk...

Assalamualaikum WR. WB

kepada semua my friend,,, tahukah engkau tanggal 12 september 2009 di daarul fikri akan diadakan reunian angkatan sekalian buka bersama.

DATENG YA SEMUAA,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

eratkan ukhuwah islamiyah diantara kita.

RESPECT FOR YOU...

Wassalamualaikum WR WB

 

Salam manis sahabat

Ringgo Ez-Zare (Alfandias Seysna Putra)

ToGheTher

  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • 0 ratings

Dampak Buruk SMS bagi Perkembangan Jiwa Remaja

by Ringgo Ez-Zare

Apakah dirimu suka pakai SMS tiap hari, siang-malam dan pagi-sore? Berhati-hatilah! Jangan sampai penggunaan SMS itu menghambat perkembangan psikis dirimu, seperti dikabarkan:

SMS Hambat Perkembangan Psikis Remaja
J

Washington – Kaum muda dikenal sebagai rajanya mengirim SMS. Namun jika dilakukan dengan terlalu berlebihan alias ekstrim, kebiasaan SMS dapat membuat mereka ketiban berbagai masalah yang cukup serius.

Itulah kesimpulan yang tertera dalam penelitian oleh psikolog dari Massachussets Institue of Technology, Sherry Turkle. Studi ini menyebutkan kalau remaja yang terlalu banyak berkirim SMS dapat mengalami gangguan tidur, kecemasan dan juga terhambat perkembangan psikisnya.

Dikutip detikINET dari ABC, Jumat (29/5/2009), Turkle memaparkan kalau SMS membuat proses perpisahan antara orang tua dan remaja untuk menjadi orang dewasa yang sehat jadi terganggu. Sebab dengan SMS, anak dan orang tua dapat terus terhubung secara berlebihan.

“Di antara tugas yang harus dilakukan remaja adalah untuk berpisah dengan orang tua dan menemukan ketenangan serta kedamaian untuk menjadi orang yang mereka inginkan. Namun SMS mengganggu tugas tersebut,” klaim Turkle.

Sementara gangguan tidur atau stres dapat terjadi karena remaja sering memaksa diri untuk membalas SMS walau hari sudah larut malam.

( fyk / faw )

  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • 0 ratings

Pacaran Islami

Apa yang dimaksud dengan “pacaran”?

Apakah Pacaran sesudah menikah lebih nikmat? Lebih nikmat daripada sebelum menikah? Tidak. “Pacaran sesudah menikah” Itu mustahil terjadi apabila kita kembalikan makna kata pacaran ke makna aslinya, yaitu persiapan sebelum menikah.

Definisi Pacaran Sangat Jelas

Inilah definisi “pacaran” yang baku dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Apakah pada orang yang pacaran, harus terdapat perilaku saling mengakui pasangan sebagai pacar? Begitukah definisi “pacaran” yang benar?

Apakah pada orang yang pacaran, harus terdapat aktivitas seksual? “Haruskah saya berhubungan seksual dengan pacar saya?

Pacaran bukanlah seperti membuka buku sampai lecek dan lusuh

Apa pun definisi atau pengertian Anda tentang “pacaran”, Kenali dan jalani pacaran yang islami!

Mengapa pacaran?

Karena Nabi Muhammad pun pernah pacaran dengan Khadijah, tetapi secara islami.

Supaya Siap Menikah menurut sudut pandang psikiatri dan agama

Karena ada 12 Alasan Mengapa Bercinta Sebelum Menikah menurut Abdul Halim Abu Syuqqah (ulama Ikhwanul Muslimin)

Untuk mengamalkan Konsep mencari jodoh secara Islami

Halal-Haram Pacaran (Dalil Mana Yang Lebih Kuat?) Yang lebih kuat adalah yang menghalalkan pacaran. Kalau tak percaya, silakan periksa Bantahan terhadap Penentang Dalil Pacaran dan juga Hukum Pacaran dalam Islam

Karena sudah ditakdirkan, perlukah mencari jodoh? Walau sudah ditakdirkan Allah, Dia telah mempersilakan kita untuk berusaha supaya Dia mengubah takdir-Nya. Rasulullah pun telah mengajarkan doa istikharah yang isinya mengandung permohonan mengubah takdir-Nya.

Mengapa bukan sekadar taaruf?

Karena para ulama terpercaya menyeru kita: Berilah kemudahan bercinta daripada mencegah zina secara berlebihan!

Karena pada kenyataannya, pacaran tidaklah identik dengan “mendekati zina”, seperti Ciuman dengan Pacar

Karena ada yang memohon “Izinkan Aku Berzina”

Taaruf dan pacaran islami: Mana yang lebih efektif? Pada umumnya, pacaran islami itu lebih efektif. Kurang efektifnya taaruf itu dapat kita saksikan contohnya pada kasus Taaruf Unik yang lucu

Karena kita waspada, jangan-jangan… Awas! Taaruf praNikah = bid’ah sesat!!! Sejumlah konsep taaruf ternyata menetapkan aturan atau pembatasan yang bukan berasal dari Allah dan Rasul-Nya

Karena kita waspada pula, jangan-jangan… Taaruf, Sebuah Istilah yang Asal Keren? Pada kenyataannya, untuk pranikah, Islam tidak mensyariatkan taaruf. Yang diajarkan adalah tanazhur (menaruh perhatian), yang kita sebut sebagai pacaran islami.

Bagaimana cara mencegah/mengatasi masalah pacaran?

Kenali secermat-cermatnya apa Yang Sesungguhnya Diinginkan Cewek/Cowok

Cara Menolak Permintaan Si Dia

Gunakan Jurus-jurus penangkal zina supaya selamat dari “zina hati”, “zina mata”, “zina tangan”, dan sebagainya

Meskipun cinta itu misterius, ada sebuah Cara Praktis Mendeteksi Kesungguhan Cintanya

Hadapi dengan bijaksana kalau diancam oleh ortu atau kakak, “Kalau sampai ketahuan, awas kamu!

Ambil sikap terbaik Bila Anda Ditentang untuk Pacaran

Cara “melupakan” si dia

Apa saja kiat pacaran sehat?

Taaruf dengan ikhwan, perlu tanya apa sajakah? Tidak banyak. Hanya saja, bedakanlah antara apa yang perlu diketahui dan apa yang perlu ditanyakan!

Penuhi Tiga Syarat Utama Tumbuhnya Cinta Romantis: suasana kondusif, kepribadian cocok, getaran hati

Lakukan pada Saat-Saat Terbaik untuk PDKT: suasana kondusif. Lakukan pada Saat-Saat Terbaik untuk Pacaran: saat syetan “dibelenggu”

Gunakan Gaya Pacaran Yang Paling Efektif: menyimak (mendengarkan secara aktif/produktif). Untuk itu, terapkan 10 Kiat Menjadi Pendengar Yang Baik

Utamakan Aktivitas Terpenting Pacaran Islami, tanazhur (saling menaruh perhatian), bukan berduaan

Terapkan Kiat Menulis Surat Cinta Romantis seindah-indahnya

Manfaatkan Agen Cinta yang mendekatkan Anda dengan si dia

Patuhi Panduan Pacaran dari Ibnu Hazm, Ibnu Qayyim, dan Abu Syuqqah

Bagaimana kalau kaum santri pacaran?

Bila Aktivis Dakwah Lakukan Pacaran, mereka bisa menjadi teladan bagi orang-orang awam

Kalau aktivis dakwah lakukan taaruf yang tidak islami… taubat, dong!

Pacaran Islami ala Aktivis Tarbiyah alias ikhwan-akhwat ternyata sejalan dengan konsep pacaran islami di blog ini

Inilah contoh bahwa ustadz pun pacaran (secara islami)

Ada pula contoh adegan pacaran Zaskia A Mecca

Apa fatwa ulama yang berkaitan dengan pacaran?

Haramkah “jalan menuju zina”? Tidak selalu

Haramkah menyentuh lawan-jenis non-muhrim? Tidak selalu

Sentuhan sebagai Ekspresi Cinta (Menurut Sunnah Nabi) ada syaratnya

Bolehkah laki-laki memandang perempuan? Boleh, asalkan memenuhi syarat

Bagaimana mengamalkan hadits-hadits tentang berduaan? Antara yang melarang dan membolehkan itu perlu disatukan

  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • No ratings
  • 0 ratings

Facebook

  • Siapakah pemilik Face Book dan siapakah CEO-nya?? Dia adalah Mark Zuckerberg, seorang Mahasiswa New York University dan dia anggota aktif Alpha Epsilon Pi (AEP); semacam Organisasi Mahasiswa YAHUDI di Amerika Utara. AEP merupakan sebuah organisasi pengkaderan dan tali silaturahmi antar sesama YAHUDI di Amerika Utara. Terus, apa hubungannya antara Zuckerberg, Face Book, AEP dan kita????? PERLU DIKETAHUI, Tahun 2008 FB merauk keuntungan 300 juta USD, dan keuntungan sekian banyak tersebut di gunakan untuk penyerangan di Gaza. Tak heran jika merauk keuntungan yang fantastis tersebut, bagaimana tidak? 140 juta User aktif di seluruh dunia, dan 8,5 juta foto di aploud tiap harinya. Bayangkan saja pendapatan dari FB tersebut


    Oleh karena itu JANGAN MEMAKAI FACEBOOK!!!!!!!!!!!

    Please....

    Rezpect for you.

    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • 0 ratings

    Mekanisme Meraih Sukses

    Banyak hikmah di sekitar kita. Salah satunya dari sistem kendaraan, misalnya sebuah modil. Kenapa mobil? Mungkin saya lulusan mesin, sehingga saya tertarik di cara kerja mobil. Saya lihat ada prinsip kerja mesin mobil yang bisa kita ambil hikmahnya dan diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Saat ini saya melihat bagian gigi transmisi sebuah mobil.

    Saat Anda mulai menjalankan mobil, gigi berapa yang Anda gunakan? Tentu saja gigi satu. Meskipun Anda sedang terburu-buru, adalah tidak mungkin Anda langsung masuk gigi 4 agar mobil berjalan dengan kencang. Mengapa dipilih gigi 1? Karena inilah gigi yang paling memiliki torsi paling besar untuk memulai perjalanan. Coba saja gigi 4, nggak akan kuat.

    Apa hikmahnya? Dalam kehidupan sehari-hari, kadang untuk memulai sesuatu yang baik, sulitnya minta ampun. Mengapa begitu sulit? Sebab kebanyakan orang selalu langsung masuk gigi 4 dan tancap gas. Sekeras apapun gas Anda injak, jika transmisi tidak kuat, mobil tidak akan bergerak.

    Mulailah dengan gigi satu, pelan tetapi bertenaga. Salah satunya ialah dengan mempelajari ilmunya terlebih dahulu saat akan melakukan sesuatu yang berat. Banyak orang yang tidak mau belajar dulu, sebab tidak terlihat hasilnya. Itulah gigi 1, sepertinya tidak punya kecepatan, tetapi memiliki kekuatan yang besar. Knowledge is power!

    Setelah mampu berjalan, jangan betah di gigi satu. Sebab sangat lambat. Karena lambatnya, kita mungkin cepat menyerah karena hasilnya belum juga terlihat. Adalah bosa mengendarai mobil dengan kecepatan yang rendah. Anda harus pindah gigi agar Anda bisa lebih cepat dalam meraih tujuan. Sekeras apa pun Anda menginjak pedal gas tetapi tetap pada gigi 1, maka mobil tidak akan bisa berlari dengan kecepatan maksimum. Jika ingin cepat, pindahkan ke gigi 2, 3, 4, bahkan 5.

    Memindahkan gigi itu ialah dengan meningkatkan paradigma, mindset , atau pola pikir. Jika Anda mau lebih cepat meraih sukses, Anda harus meningkatkan pola pikir Anda. Jika tidak, akan ada selalu ada yang membatasi Anda untuk beranjak dari kecepatan Anda saat ini.

    Jika Anda ingin memiliki prestasi, maka Anda harus memiliki mindset yang sama dengan orang yang sudah memiliki prestasi sebesar itu. Jika tidak, sekeras apa pun Anda belajar, hasil yang Anda inginkan tidak akan tercapai. Bukankah tidak asing mendengar kalimat

    “Saya sudah berusaha.”

    Mungkin dia sudah berusaha, tetapi sudahkan dia meningkatkan pola pikir? Bagaimana dengan Anda?


    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • 0 ratings

    The Lucky laki-Bukan Superman

    I'm not superman, i'm also can cry. if my honey leave me.

    My Father always say to me, gentlemen not cry. must always strong, must always ... Wink

    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • No ratings
    • 0 ratings

    ikhwan romantis vs cowok 'gombalis'



    Ikhwan kan 'cowok' juga, berarti bisa romantis dong... sama siapa?

    Ada ikhwan...waktu masih zadul, belum hijrah.... pacarnya 'banyak' ... (ayo ngaku , nah malu ya?) Trus...namanya 'pacaran' (zadul nih ya) suka ngirimin 'surat' atau email, telfon (sampe telinga 'bener2 panas/lama bgt gitu loh), sms (sampe jari kram), kasih hadiah (banyak duit dong), kasih bunga , trus... romantiskah ia? Ya jelas ngga dong... itu namanya 'gombalis' he3x

    Trus yg 'romantis' itu gimana?

    Yang romantis itu.... ( mikir dulu ya..)

    • kalo ikhwan (zadulnya punya pacar...trus jadi 'kreatif' buat puisi, tulisan ttg 'pacarnya dan buat pacarnya) setelah hijrah, bertobat, dan kemudian punya isteri dia bakalan lebih 'kreatif dari (zadul), puisi, surat...pastinya membuat 'isterinya senang.... dan makin sayang...

    Tapi ada yg bilang nih... "Loh kan dah jadi isteri? Koq pake kyk gitu2an? Ini nih yg salah, sesuatu yg harusnya lebih pantas dilakukan 'setelah menikah' dah dilakukan terlebih dahulu... trus setelah menikah 'merasa ga pantas' melakukannya', dan yang lebih 'parah' adalah ketika ikhwan bilang... "dah ga zamannya lagi tuh mi" sama isterinya... loh koq dibalik? Pasti tau Ali bin Abi Thalib kan? Dan puisinya untuk siti fathimah ra, tuh... itu contoh ikhwan romantis, kalo ikhwan yg bilang kyk di atas sementara (zadul)nya dia bisa 'begitu' ama pacarnya, itu bukan 'romantis' tapi 'gombalis'...

    • Kalo ikhwan (zadulnya punya pacar, rajin telfon, sms, kasih tau posisi dimana? atau sebaliknya (nanya posisi dimana), begitu dah hijrah, trus punya isteri... malah 'males' or cuek2 aja..

    inget cerita bunda Aisyah ra, waktu Rasul Saw,mau shalat lail, dia 'bilang' ama Aisyah... tuh.. bayangin aja, kalo bpk2 sekarang kan sebagian besar, kdg 'pergi aja, isteriya ga tau... dia kemana... taunya 'keluar'...kalah dong tuh isteri ama 'pacar'nya dulu waktu dia masih 'pacaran'...

    • Kalo ikhwan (zadulnya punya pacar, mau aja disuruh2 ama pacarnya 'buatin tugas, 'ketikin ini..itu (siapa ya?) giliran dah hijrah trus punya isteri, ga mau 'nengok' dapur, pegang anak... ih ini mah bener2 'gombalis' ...

    inget cerita para sahabat? yg membantu kerja isteri di dapur.. padahal tugas mereka juga banyak, malah ada tugas berjihad selain berda'wah, cari maisyah... tapi ga jadi alasan untuk meng'excuse'... ini baru ikhwan romantis

    Ada yg mau nambahin?

    So... bapak2, mas2, cowok2, ikhwan2... pada mau jadi ikhwan romantis atau cowok gombalis?

    Kalo ikhwan romantis jelas..keromantisannya... dapat pahala dan nilai kebaikan

    Kalo cowok 'gombalis' ya keromantisannya... dapat dosa karena penyalurannya bukan sama org yg tepat...dan 'ga ada contoh' dari Rasul dan para sahabat...

    Ikhwan romantis vs cowok gombalis...ya pilih ikhwan romantis dong...

    • good!
    • good!
    • 1 rating
    Pages: 1 (1 - 7 / 7)